Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUMBAI, India, 28 Juli, 2026 /PRNewswire/ — Waaree Renewable Technologies Limited (WRTL) adalah anak perusahaan Waaree Energies Limited dan salah satu perusahaan Engineering, Procurement and Construction (EPC) terkemuka di India di bidang energi terbarukan. Hari ini WRTL mengumumkan telah menandatangani Perjanjian Early Contractor Involvement (ECI) dengan Special Purpose Vehicle (SPV) milik salah satu Produsen Listrik Independen (IPP) terkemuka di dunia ("Principal") untuk mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik (Solar PV) skala utilitas yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) di Selandia Baru. Proyek ini akan dilaksanakan melalui konsorsium dengan dua perusahaan lokal berpengalaman, di mana WRTL memimpin penyediaan dan rekayasa tenaga surya. Hal ini menandai langkah strategis WRTL ke pasar energi terbarukan Australia dan Selandia Baru (ANZ). Perjanjian ECI ini ditandatangani untuk pelaksanaan pekerjaan awal yang terbatas. Setelah pekerjaan selesai, Principal dapat menandatangani kontrak EPC untuk proyek dengan konsorsium.

Proyek ini diperkirakan akan menjadi salah satu proyek energi surya terbesar di Selandia Baru setelah rampung. Solusi energi terbarukan dan penyimpanan energi terintegrasi ini akan mendukung peralihan negara tersebut menuju bauran energi yang lebih bersih sekaligus meningkatkan keandalan jaringan listrik, memperkuat ketahanan energi, dan memungkinkan integrasi lebih besar untuk energi terbarukan.

Baca Juga :  Tingginya Permintaan Masyarakat Indonesia Dorong Pertumbuhan Malaysia Healthcare di Malaysia Fair 2026

Perjanjian ECI ini merupakan pencapaian penting dalam perjalanan ekspansi internasional WRTL dan menegaskan komitmen perusahaan untuk memperluas kehadirannya di pasar energi terbarukan dunia yang bertumbuh pesat. Melalui kemitraan dengan perusahaan-perusahaan lokal yang telah mapan, WRTL akan memadukan keahlian EPC maupun kemampuan pelaksanaan proyek yang telah terbukti dengan pengetahuan pasar lokal untuk menghadirkan aset energi terbarukan kelas dunia.

Australia dan Selandia Baru terus menjadi tujuan yang menarik bagi investasi energi terbarukan, didukung oleh target dekarbonisasi yang ambisius, peningkatan permintaan listrik, dan penerapan solusi penyimpanan energi yang semakin luas. Ekspansi WRTL ke pasar ini sejalan dengan visi jangka panjangnya untuk menjadi penyedia solusi energi terbarukan yang diakui dunia dan berkontribusi terhadap transisi energi di negara-negara maju

Mr. Sunil Rathi, Direktur Eksekutif Waaree Renewable Technologies Limited:
"Perjanjian ini merupakan pencapaian penting bagi strategi ekspansi internasional Waaree Renewable Technologies Limited." Memasuki pasar Australia dan Selandia Baru melalui rencana proyek penting di Selandia Baru ini menunjukkan keyakinan kami pada potensi energi terbarukan di kawasan tersebut dan kemampuan kami untuk melaksanakan proyek energi bersih berskala besar dengan teknologi canggih. Kami senang sekali bermitra dengan berbagai perusahaan lokal berpengalaman, dan kami harap dapat mewujudkan proyek yang mendukung ambisi energi bersih Selandia Baru sekaligus memperkuat jejak global WRTL."

Baca Juga :  Dukung Dekarbonisasi Industri Maritim Global, Shanghai Electric Tuntaskan Pengisian Biometanol Skala Besar Pertama untuk Perusahaan Pelayaran Internasional

Proyek ini memungkinkan WRTL mengejar peluang lebih lanjut di Australia dan Selandia Baru serta dan pasar internasional lainnya, membangun portofolio global yang terdiversifikasi dan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.

Tentang Waaree Renewable Technologies Limited

Waaree Renewable Technologies Limited (WRTL) adalah anak perusahaan Waaree Energies Limited dan memimpin bisnis Engineering, Procurement and Construction Tenaga Surya (Solar EPC). Kami juga merupakan pengembang tenaga surya yang mendanai, membangun, memiliki, dan mengoperasikan berbagai tenaga surya. Berkantor pusat di Mumbai, WRTL menyediakan energi bersih bagi pelanggan dengan membangun proyek tenaga surya di lokasi pelanggan (instalasi di atas atap dan di atas lahan) dan pembangkit listrik tenaga surya di luar lokasi pelanggan (open access solar plant). WRTL juga telah mengambil langkah terukur untuk berekspansi ke segmen-segmen berdekatan di sektor Transmisi dan Distribusi (T&D).

 

Berita Terkait

Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri
Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik
PCG Global Rampungkan Pendanaan Pra-Seri A, Tangkap Peluang dari Pesatnya Kebutuhan Energi di Asia Tenggara
Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.
Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%
Aquatech Mengakuisisi Metichem, Memperluas Kapabilitas Layanan Air di Kawasan MENA dan Asia Tenggara
WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis
Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:27 WIB

PCG Global Rampungkan Pendanaan Pra-Seri A, Tangkap Peluang dari Pesatnya Kebutuhan Energi di Asia Tenggara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%

Berita Terbaru