Haier Jadi Satu-satunya Merek Ekosistem IoT Dunia yang Tercantum dalam Daftar “Kantar BrandZ Top 100” Selama Delapan Tahun Berturut-turut

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QINGDAO, Tiongkok, 19 Mei 2026 /PRNewswire/ — Kantar, perusahaan global yang menyediakan data valuasi merek dan jasa konsultasi strategi, meluncurkan daftar "BrandZ 2026 Top 100 Most Valuable Global Brands". Dalam daftar tersebut, Haier Group kembali menjadi satu-satunya merek ekosistem Internet of Things (IoT) di dunia yang tercantum selama delapan tahun berturut-turut, dan kini menempati posisi ke-53.

Haier Jadi Satu-satunya Merek Ekosistem IoT Dunia yang Tercantum dalam Daftar "Kantar BrandZ Top 100" Selama Delapan Tahun Berturut-turut
Haier Jadi Satu-satunya Merek Ekosistem IoT Dunia yang Tercantum dalam Daftar "Kantar BrandZ Top 100" Selama Delapan Tahun Berturut-turut

Pemeringkatan tersebut tidak hanya menilai kinerja keuangan, namun juga keunggulan ekuitas merek dan potensi pertumbuhan jangka panjang di mata konsumen. Di tengah volatilitas ekonomi global, total valuasi 100 merek teratas dunia meningkat 22% dari tahun lalu menjadi US$13,1 triliun pada 2026. Sebanyak 13 merek asal Tiongkok tercantum dalam daftar tersebut, sementara raksasa teknologi global seperti Google, Apple, Microsoft, dan Amazon masih mendominasi posisi teratas. Tahun ini, merek-merek Tiongkok mencatat pertumbuhan valuasi merek rata-rata sebesar 32% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejak pertama kali tercantum dalam daftar tersebut pada 2019, peringkat Haier terus beranjak naik dari posisi ke-89 menjadi ke-53 dunia. Valuasi merek Haier kini mencapai US$52,949 miliar, mencerminkan daya tahan serta valuasi jangka panjang dari strategi merek berbasis ekosistem.

"Haier telah bertransformasi dari produsen peralatan rumah tangga menjadi perusahaan terdiversifikasi yang mencakup enam ekosistem industri. Haier terus mencapai perkembangan dalam strategi merek berbasis ekosistem. Dengan memadukan kekuatan rantai pasok dan kemampuan beradaptasi dengan selera pasar lokal, Haier tidak hanya menawarkan nilai tambah produk, melainkan juga menjembatani pasar global melalui integrasi budaya dan kedekatan emosional. Strategi tersebut menjadi contoh bagi perusahaan industri Tiongkok yang sukses membangun merek kelas dunia," ujar Wang Xing, CEO, Kantar Greater China, serta Global Chair, Kantar BrandZ.

Baca Juga :  Habitat for Humanity memulai kampanye Let's Open the Door untuk meningkatkan kesadaran tentang kebutuhan tempat tinggal di seluruh dunia

Momentum Pertumbuhan yang Didukung Enam Ekosistem Industri

Peningkatan valuasi merek Haier ditopang oleh kinerja bisnis yang solid. Pada 2025, Haier Group mencatat pendapatan global sebesar RMB426,8 miliar atau sekitar US$59,8 miliar, meningkat 6,3% dari tahun sebelumnya. Laba global perusahaan mencapai RMB32,2 miliar atau sekitar US$4,5 miliar, tumbuh 6,7% secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan strategi ekosistem Haier yang berfokus pada penguatan bisnis inti, perluasan skala usaha, serta penguatan posisi kepemimpinan di berbagai sektor, sebab daya saing pada masa depan akan ditentukan ekosistem, alih-alih keahlian spesifik.

Haier juga mengembangkan model kolaborasi ekosistem dari sistem "parallel fleet" menjadi "organic entity" yang terintegrasi, dengan membagi tiga sektor utama ke dalam enam ekosistem industri, yakni:

  • Ekosistem Smart Home: Berfokus pada hunian pintar, HVAC, dan solusi ramah lansia melalui "Smart Home Brain" yang mendukung konsep pengelolaan rumah tanpa sentuhan langsung.
  • Ekosistem Kesehatan: Valuasi merek kesehatan Haier, Incaier, telah melampaui RMB47 miliar atau sekitar US$6,91 miliar dan menjadi salah satu pemain utama sektor farmasi dan kesehatan di Tiongkok.
  • Ekosistem Otomotif: Melalui Autohome dan CARtech, Haier menghadirkan solusi mobilitas premium dan personalisasi kendaraan.
  • Ekosistem Ekonomi Digital: Platform internet industri berbasis AI+ COSMOPlat dan Hainayun mempercepat transformasi digital lintasindustri.
  • Ekosistem Robotik: Shanghai STEP Electric Co., Ltd. menjadi merek ekosistem IoT elevator global.
  • Ekosistem Energi Baru: Solusi energi hijau, penyimpanan energi, dan robot AI yang mendukung transformasi menuju industri rendah karbon.

Pengembangan terintegrasi yang meliputi enam ekosistem tersebut tidak hanya memperkuat pertumbuhan bisnis Haier, namun juga mendorong peningkatan valuasi merek melalui inovasi berkelanjutan berbasis skenario penggunaan. Lewat langkah ini, Haier membangun daya saing yang sulit ditiru kompetitor di pasar global.

Baca Juga :  Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026

Beralih dari Pencitraan Merek Global Menuju Pemberdayaan Ekosistem

Di tengah dinamika ekonomi global, merek-merek Tiongkok semakin cepat bertransformasi dari sekadar "ekspor produk" menjadi "ekspor merek". Pengembangan merek mandiri dan inovasi teknologi kini menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing global.

Haier disebut sebagai salah satu pelopor strategi tersebut sejak 1990-an, ketika merek ini memilih untuk membangun merek independen dalam jangka panjang alih-alih mengandalkan model OEM.

Saat ini, Haier Group hadir di lebih dari 200 negara dan wilayah serta menempati posisi pertama dalam peringkat peralatan rumah tangga global versi Euromonitor selama 17 tahun berturut-turut. Haier juga menempati posisi pertama di delapan negara, termasuk Amerika Serikat dan Thailand, posisi ketiga di 12 negara termasuk Jepang dan Italia, serta posisi kelima di delapan negara termasuk Jerman dan Arab Saudi.

Ekspansi global Haier kini tidak lagi terbatas pada peralatan rumah tangga. Hainayun, misalnya, telah menerapkan solusi kota pintar dalam proyek infrastruktur global seperti Panama Bridge. Sementara itu, Haier Biomedical terus menggarap berbagai proyek internasional, termasuk UK Biobank, dan memegang pangsa pasar nomor satu di tujuh negara, termasuk Inggris.

Haier juga menempatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai fondasi baru organisasi, aktivitas operasional, dan inovasi. Tahun 2025 disebut sebagai "tahun pertama penerapan AI" di Haier dengan implementasi menyeluruh di seluruh proses kerja perusahaan. Pada 2026, Haier menargetkan pembentukan organisasi berbasis AI secara penuh. Di tengah transformasi dari "Made in China" menuju "Created in China", Haier menempuh model pengembangan merek yang menggabungkan kekuatan industri Tiongkok dengan kemampuan adaptasi global.

Berita Terkait

ManpowerGroup Tercatat dalam Daftar “TIME Asia-Pacific’s Best Employers 2027”
Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi
“Together for an AI-Powered Urban Future”: Dahua Technology Perkenalkan Solusi AIoT di Ajang SCEWC 2026
Dukung Kesehatan Finansial dan Gaya Hidup Sehat, OCBC Hadirkan Disney Run Jakarta 2026
Tencent Luncurkan Hy4, Model AI Sumber Terbuka Generasi Terbaru yang Masuk Jajaran Terbaik Dunia
Cathay United Bank Cabang Ho Chi Minh City Raih Bronze Stevie Award atas Inovasi Pinjaman Digital di Vietnam
AutoFlight Sukses Gelar Penerbangan Formasi Lima Pesawat eVTOL Pertama di Dunia
AlphaESS Kembali Tercantum dalam Daftar Produsen Penyimpanan Energi “Tier 1” Versi BloombergNEF Periode Triwulan IV-2026 Selama Lima Kuartal Berturut-turut
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:24 WIB

ManpowerGroup Tercatat dalam Daftar “TIME Asia-Pacific’s Best Employers 2027”

Jumat, 6 November 2026 - 08:43 WIB

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 November 2026 - 08:31 WIB

“Together for an AI-Powered Urban Future”: Dahua Technology Perkenalkan Solusi AIoT di Ajang SCEWC 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:24 WIB

Dukung Kesehatan Finansial dan Gaya Hidup Sehat, OCBC Hadirkan Disney Run Jakarta 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

Tencent Luncurkan Hy4, Model AI Sumber Terbuka Generasi Terbaru yang Masuk Jajaran Terbaik Dunia

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB