AutoFlight Rampungkan Uji Terbang dengan Formasi Tiga Pesawat Berbeda, V5000 Matrix Resmi Masuki Tahap Sertifikasi Kelaikudaraan

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNSHAN, Tiongkok, 26 Mei 2026 /PRNewswire/ — AutoFlight berhasil menuntaskan uji terbang dengan formasi tiga pesawat berbeda yang mencakup satu unit V5000 Matrix dan dua unit eVTOL seri V2000. Uji terbang ini membuktikan sejumlah kemampuan penting, mulai dari konektivitas komunikasi, perencanaan jalur terbang, koordinasi penerbangan, hingga sistem keselamatan untuk platform 5 ton dan 2 ton. Di sisi lain, AutoFlight juga menunjukkan kemampuannya dalam mengintegrasikan sistem dan mengoperasikan beberapa pesawat secara terkoordinasi untuk berbagai kebutuhan, seperti logistik ketinggian rendah, respons darurat, dukungan maritim, hingga jaringan transportasi udara regional.

jwplayer.key=”3Fznr2BGJZtpwZmA+81lm048ks6+0NjLXyDdsO2YkfE=”

 

AutoFlight V5000 Matrix Concludes ‘Heterogeneous Three-Aircraft Formation’ Flight jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2986705/V5000_Matrix.mp4’, image: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2986705/V5000_Matrix.mp4?p=medium’, autostart:’false’, stretching : ‘uniform’, width: ‘512’, height: ‘288’});

https://www.youtube.com/watch?v=1XRAzieNRTE

Sebagai produk unggulan dalam portofolio AutoFlight yang mengusung strategi "From Small to Big, From Cargo to Passengers", V5000 Matrix mampu mengangkut muatan berat, menempuh jarak jauh, dan melayani misi penting dari satu titik ke titik lainnya. Setelah berhasil menyelesaikan penerbangan transisi pada Februari 2026, varian kargo hybrid-electric V5000CGH kini resmi memasuki proses sertifikasi kelaikudaraan sehingga beralih dari tahap validasi riset dan pengembangan menuju proses sertifikasi yang terstandardisasi.

Baca Juga :  Molicel Raih Status "Silver" dari RBA, Tetapkan Standar Baru dalam Produksi Baterai yang Etis

V5000CGH memiliki bobot lepas landas maksimum 5.700 kilogram, kapasitas angkut hingga 1,5 ton, ruang kargo berkapasitas 14 meter kubik yang mampu menampung dua kontainer AKE, kecepatan jelajah 280 kilometer per jam, serta jangkauan hingga 1.500 kilometer. Dengan spesifikasi tersebut, V5000CGH melampaui keterbatasan eVTOL konvensional dari sisi kapasitas angkut, jarak tempuh, dan efisiensi biaya, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi eVTOL untuk kebutuhan logistik jarak jauh dan muatan berat.

Selain itu, V5000CGH juga mendukung berbagai kebutuhan strategis, seperti misi penyelamatan darurat berskala besar, pasokan logistik untuk fasilitas energi lepas pantai, hingga distribusi logistik antardaerah. Kehadiran pesawat ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sistem pengiriman dengan menghadirkan moda transportasi udara ketinggian rendah yang lebih cepat dan fleksibel.

Baca Juga :  UGREEN Luncurkan Solusi Pengisian Daya Baru untuk Liburan Musim Panas yang Ringan dan Bebas Repot

AutoFlight menegaskan komitmennya terhadap aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan. Tim sertifikasi kelaikudaraan AutoFlight memiliki pengalaman dalam berbagai program pesawat, termasuk ARJ21-700, C919, dan Diamond DA42. Pesawat kargo V2000CG CarryAll buatan AutoFlight telah memperoleh seluruh sertifikat kelaikudaraan dari CAAC (TC, PC, AC). Sementara itu, V2000EM Prosperity saat ini masih berada dalam tahap uji coba kepatuhan regulasi.

Ke depan, AutoFlight akan terus menjalani proses sertifikasi secara ketat guna mempercepat pengetesan, uji terbang, dan sertifikasi V5000CGH. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan komersial eVTOL berkapasitas besar dan jarak jauh, sekaligus mendukung infrastruktur logistik ketinggian rendah secara berkelanjutan.

AutoFlight V5000 Matrix Officially Kicks Off Airworthiness Certification
AutoFlight V5000 Matrix Officially Kicks Off Airworthiness Certification

Berita Terkait

WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis
Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia
NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan
Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu
AutoFlight Tampilkan Teknologi Mobilitas Udara Masa Depan di Games of the Future 2026 Kazakhstan
XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC
Envision Energy Raih Kontrak Proyek PLTB dengan Lokasi di Dekat Pantai Berkapasitas 200 MW di Vietnam, Perkuat Pengembangan Sistem Energi Masa Depan di Asia Tenggara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:30 WIB

WEPSEA 2026 Bahas Peran AI, Isu Keberlanjutan, dan Pertumbuhan Industri Melalui Lebih dari 20 Konferensi dan Forum Jejaring Bisnis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Bidik Pasar “Aftermarket” Otomotif, ZF Aftermarket Gandeng MKN sebagai Distributor Tunggal TRW di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:00 WIB

NOL World Luncurkan Platform Pemesanan Akomodasi bagi Penggemar K-Pop yang Berkunjung ke Korea Selatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:12 WIB

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Cathay United Bank dan Indovina Bank Dorong Penguatan Daya Tahan Bisnis di Tengah Kondisi Dunia yang Tidak Menentu

Berita Terbaru

Pers Rilis

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Selasa, 4 Agu 2026 - 01:12 WIB