AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemitraan yang terjalin selama tiga tahun ini melibatkan pasokan sel BESS untuk jaringan listrik di Jepang dan berbagai pasar internasional

TOKYO, 16 April 2026 /PRNewswire/ — AESC dan NEXTES, integrator sistem penyimpanan energi asal Jepang, resmi mengumumkan kerja sama strategis selama tiga tahun di ajang SMART ENERGY WEEK, Tokyo. Dalam kesepakatan ini, AESC akan memasok sel penyimpanan energi dengan volume 1,5 GWh mulai 2026—pesanan tunggal sel ESS dengan volume terbesar di pasar Jepang pada tahun ini.

AESC and NEXTES Sign 1.5 GWh Strategic Supply Agreement
AESC and NEXTES Sign 1.5 GWh Strategic Supply Agreement

Pasar penyimpanan energi di Jepang dikenal memiliki standar ketat, mulai dari sertifikasi JIS, kompatibilitas dengan karakteristik frekuensi dan tegangan jaringan listrik domestik, hingga komitmen kinerja jangka panjang dengan garansi kapasitas hingga 20 tahun. Keunggulan AESC dalam produksi sel penyimpanan energi berkapasitas besar—memimpin transisi teknologi dari 300+ Ah ke 500+ Ah hingga 700+ Ah—menjadi pertimbangan utama bagi NEXTES dalam memilih AESC sebagai mitra. Selain itu, AESC juga memiliki portofolio sertifikasi global yang lengkap, mencakup JIS (Japanese Industrial Standards), IEC (International Electrotechnical Commission), serta UL (Underwriters Laboratories). Lebih lagi, produk AESC mencatat nol insiden kritis, mencakup lebih dari 100 GWh sel untuk sistem penyimpanan energi yang telah dikirimkan secara global.

Baca Juga :  Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Seiring ekspansi proyek NEXTES di luar Jepang, jaringan manufaktur global AESC di Asia, Eropa, dan Amerika Utara—dengan total 14 pabrik dengan kapasitas produksi gigawatt di Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Spanyol—mendukung kedua perusahaan memenuhi berbagai persyaratan sertifikasi regional sekaligus menopang kerja sama operasional jangka panjang dalam skala besar. Di Jepang, keberadaan fasilitas riset dan pengembangan, serta pabrik AESC di Yokohama memberikan dukungan teknis dan rantai pasok bagi NEXTES.

Pasar penyimpanan energi skala jaringan di Jepang diproyeksikan terus tumbuh, didorong oleh percepatan adopsi energi terbarukan serta reformasi pasar listrik yang berkelanjutan. Kemitraan ini menempatkan AESC dan NEXTES dalam posisi strategis untuk menangkap peluang tersebut melalui rantai pasok yang mengedepankan keamanan, kualitas tersertifikasi, dan performa jangka panjang.

Tentang AESC

AESC merupakan perusahaan global terkemuka dalam pengembangan baterai berkinerja tinggi untuk mobil listrik dan sistem penyimpanan energi. Didirikan di Jepang pada 2007 dan berkantor pusat di Yokohama, AESC memiliki 14 pabrik dengan kapasitas produksi gigawatt di Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Spanyol. Di sektor penyimpanan energi, AESC menjadi pelopor industri yang memproduksi massal sel ESS berkapasitas besar di atas 300 Ah, 500 Ah, hingga 700 Ah, menegaskan kepemimpinannya dalam teknologi tersebut. Hingga saat ini, AESC telah mengirimkan sel penyimpanan energi dengan volume lebih dari 100 GWh untuk lebih dari 400 proyek di lebih dari 20 negara. AESC juga bekerja sama dengan berbagai integrator sistem global seperti Envision Energy, Fluence, Nidec, dan NEXTES.

Baca Juga :  Nexters menunjuk Aghanim sebagai mitra pendukung DTC global mereka

Tentang NEXTES 

NEXTES berdiri pada 2008 dan mengembangkan teknologi internal untuk pengendalian baterai lithium-ion secara efisien. NEXTES menawarkan berbagai solusi baterai lithium-ion yang terintegrasi dengan sistem yang dikembangkan secara mandiri. Dengan visi "THE ADVENTURERS – Adventurers solving energy challenges for the coexistence of people and the planet", NEXTES menghadirkan sistem penyimpanan energi yang tahan lama melalui inovasi teknologi. Seiring dengan perkembangan di sektor energi terbarukan, solusi NEXTES telah banyak digunakan untuk sistem penyimpanan energi skala jaringan dan berbagai aplikasi lainnya. NEXTES juga aktif terlibat dalam inisiatif penggunaan kembali baterai (battery reuse) demi mewujudkan masyarakat berkelanjutan. Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, NEXTES resmi melakukan rebranding dari NExT-e Solutions Co., Ltd. menjadi NEXTES pada 1 April 2026.

Berita Terkait

ManpowerGroup Tercatat dalam Daftar “TIME Asia-Pacific’s Best Employers 2027”
Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi
“Together for an AI-Powered Urban Future”: Dahua Technology Perkenalkan Solusi AIoT di Ajang SCEWC 2026
Dukung Kesehatan Finansial dan Gaya Hidup Sehat, OCBC Hadirkan Disney Run Jakarta 2026
Tencent Luncurkan Hy4, Model AI Sumber Terbuka Generasi Terbaru yang Masuk Jajaran Terbaik Dunia
Cathay United Bank Cabang Ho Chi Minh City Raih Bronze Stevie Award atas Inovasi Pinjaman Digital di Vietnam
AutoFlight Sukses Gelar Penerbangan Formasi Lima Pesawat eVTOL Pertama di Dunia
AlphaESS Kembali Tercantum dalam Daftar Produsen Penyimpanan Energi “Tier 1” Versi BloombergNEF Periode Triwulan IV-2026 Selama Lima Kuartal Berturut-turut
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:24 WIB

ManpowerGroup Tercatat dalam Daftar “TIME Asia-Pacific’s Best Employers 2027”

Jumat, 6 November 2026 - 08:43 WIB

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 November 2026 - 08:31 WIB

“Together for an AI-Powered Urban Future”: Dahua Technology Perkenalkan Solusi AIoT di Ajang SCEWC 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:24 WIB

Dukung Kesehatan Finansial dan Gaya Hidup Sehat, OCBC Hadirkan Disney Run Jakarta 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

Tencent Luncurkan Hy4, Model AI Sumber Terbuka Generasi Terbaru yang Masuk Jajaran Terbaik Dunia

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB